Belum tersedianya fasilitas kantor tersebut menyebabkan jalinan koordinasi antara pihak Satgas BGN dengan DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD), maupun instansi terkait lainnya belum berjalan secara optimal, jelasnya. Padahal, faktor penting dalam memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat menjangkau target sasaran secara tepat dan tepat waktu adalah melalui koordinasi yang berjalan baik.
Sugiyarto menilai bahwa keberadaan kantor tidak sekadar berfungsi sebagai pusat administrasi semata, melainkan juga bertindak sebagai ruang koordinasi vital untuk menyusun strategi, mengevaluasi pelaksanaan program, hingga menyelesaikan berbagai kendala yang berpotensi muncul di lapangan. Komunikasi antarlembaga diharapkan dapat berlangsung lebih efektif dengan adanya dukungan fasilitas tersebut, sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih cepat.
Langkah konkret diharapkan oleh Komisi III DPRD Kalteng dapat segera diambil oleh pemerintah daerah dengan menyediakan fasilitas kerja sementara sembari menunggu tersedianya gedung kantor permanen. Dukungan sarana dan prasarana dinilai menjadi bagian investasi penting dalam memperkuat kelembagaan Satgas BGN agar mampu mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kalimantan Tengah secara maksimal.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri diketahui merupakan salah satu program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi para peserta didik, sekaligus mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia yang lebih sehat dan produktif. Oleh karena itu, kesiapan organisasi termasuk dukungan fasilitas kerja dinilai DPRD perlu menjadi perhatian bersama agar implementasi program di daerah dapat berjalan selaras dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Melalui penyediaan kantor sementara bagi Satgas BGN ini, pihak DPRD berharap jalinan koordinasi antara pemerintah daerah, Satgas BGN, beserta seluruh pemangku kepentingan dapat semakin solid. Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kalimantan Tengah dengan demikian diharapkan dapat berlangsung secara lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas. (Red)


















