Huma Betang Jadi Landmark Baru Kalteng, Perkuat Identitas dan Pariwisata Daerah

Palangka Raya, kaltengberkah.id – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, secara resmi memulai pembangunan Huma Betang melalui kegiatan Pemancangan Tiang Perdana di kawasan eks Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan Imam Bonjol, Palangka Raya, Kamis (23/7/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Huma Betang bukan sekadar rumah adat tradisional masyarakat Dayak, melainkan simbol filosofi kehidupan yang menjunjung tinggi kebersamaan, persatuan, gotong royong, dan toleransi. “Pembangunan Huma Betang ini merupakan upaya memperkuat identitas budaya Dayak sekaligus melestarikan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Gubernur.

Bangunan Huma Betang dirancang dengan ukuran sekitar 80 x 170 meter dan kapasitas lebih dari 10 ribu orang. Fasilitas yang akan tersedia meliputi galeri, museum, mess kontingen, serta sarana pendukung lainnya. Material utama yang digunakan adalah kayu ulin khas Kalimantan, yang dikenal tahan cuaca dan rayap, sehingga diharapkan menjadi warisan budaya lintas generasi.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan tindak lanjut komitmen Gubernur untuk menghadirkan pusat pelestarian budaya yang representatif. Tahap I Tahun Anggaran 2026 dialokasikan sebesar Rp39,2 miliar dengan waktu pelaksanaan fisik 173 hari kalender oleh PT Terajana Graha Utama, serta pengawasan oleh PT Nidisa Estetika selama 240 hari kalender. Pembangunan ditargetkan rampung pada Tahun Anggaran 2027.

Kegiatan pemancangan tiang perdana ini turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh adat, Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, mahasiswa, dan pelajar.

Dengan pembangunan Huma Betang ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat menghadirkan ikon budaya yang membanggakan, sekaligus menjadi pusat pelestarian budaya, edukasi, dan pengembangan pariwisata yang berkelas nasional maupun internasional.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights