Bupati Seruyan Dorong Tata Kelola Modern Fasilitas Kesehatan

Kuala Pembuang, kaltengberkah.id – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. hadir sebagai pembicara utama dalam Seminar Workshop Inovasi Layanan Fasyankes Modern. Dalam kesempatan tersebut, beliau membawakan materi bertajuk “Fondasi Hukum Keuangan Fasilitas Kesehatan: Kepatuhan Akuntansi, Pola Pengelolaan, dan Hakikat Otonomi BLUD”, Jum’at (4/9/2026).

Bupati menekankan bahwa kondisi geografis Kabupaten Seruyan yang luas, dengan 1 RSUD, 12 Puskesmas, serta 141 Pustu dan Poskesdes, menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan kesehatan. Oleh karena itu, ketertiban administrasi dan pengelolaan keuangan menjadi faktor penting agar pelayanan tetap optimal hingga pelosok.

Dalam paparannya, Bupati menegaskan tiga pilar utama pengembangan fasilitas kesehatan modern:

  1. Fondasi hukum dan mitigasi risiko,
  2. Kepatuhan akuntansi dan audit,
  3. Otonomi BLUD yang akuntabel.

“Fleksibilitas tanpa tata kelola akan menjadi risiko. Tata kelola tanpa fleksibilitas akan memperlambat layanan,” tegasnya.

Sebagai arah penguatan ke depan, Pemerintah Kabupaten Seruyan mendorong empat agenda prioritas: Satu Data Keuangan Faskes, Audit Trail Digital, Policy Pack BLUD, serta Early Warning System. Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan fasilitas kesehatan yang responsif, sehat secara keuangan, dan kuat dalam aspek akuntabilitas.

Melalui seminar ini, Bupati berharap terbangun pemahaman bersama bahwa modernisasi fasilitas kesehatan harus berjalan seiring dengan penguatan tata kelola, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, berkualitas, transparan, dan berkelanjutan.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights