Plh. Sekda Seruyan Hadiri Audiensi Bersama Kepala BNN RI, Tegaskan Komitmen Pencegahan Narkotika

Jakarta, kaltengberkah.id – Bupati Seruyan diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah, dr. Bahrun Abbas, M.P.H., menghadiri audiensi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) di Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026). Pertemuan ini membahas kesiapan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di lima kabupaten di Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Seruyan.

Kepala BNN RI menegaskan bahwa ancaman narkotika semakin kompleks dengan berbagai modus yang menjangkau hingga lingkungan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor – pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat – untuk memperkuat ketahanan nasional serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas penguatan kehadiran BNN di wilayah provinsi. Menurutnya, keberadaan BNN hingga tingkat kabupaten/kota merupakan langkah strategis mengingat luasnya wilayah dan tingginya mobilitas masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program rehabilitasi, pelatihan keterampilan, dan pengembangan UMKM sebagai bagian dari strategi pencegahan.

Dalam kesempatan tersebut, Plh. Sekda Seruyan memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam mendukung pembentukan BNNK sebagai langkah strategis memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Pemerintah daerah bersama Polres Seruyan juga telah melakukan pemeriksaan narkotika terhadap aparatur sipil negara (ASN), dengan beberapa oknum yang terbukti positif telah diberikan sanksi sesuai ketentuan. Selain itu, layanan rehabilitasi bagi masyarakat terus berjalan, dengan 16 orang tercatat menjalani rehabilitasi sukarela hingga Juni 2026 di RS Kuala Pembuang.

Kegiatan audiensi ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun kolaborasi lintas sektor guna melindungi masyarakat dari bahaya narkotika, memperkuat ketahanan daerah, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui generasi yang sehat, produktif, dan bebas narkoba.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights