Palangka Raya, kaltengberkah.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya dalam memastikan akurasi dan transparansi program unggulan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Melalui peluncuran kanal pengaduan resmi di laman humabetang.id, masyarakat diberi ruang untuk berpartisipasi aktif dalam validasi data penerima bantuan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosantik) Kalteng, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. “Per hari ini saja sudah ada 30.000 aduan yang masuk secara real-time. Ini menjadi basis data yang kuat untuk pemutakhiran ke depan,” ujarnya usai Rapat Sosialisasi Implementasi KHBS di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Rabu (25/2/2026).
Untuk menjamin validitas laporan, masyarakat diwajibkan menyertakan dokumen pendukung berupa KTP, KK, foto kondisi tempat tinggal, serta surat keterangan kondisi ekonomi. Rangga menegaskan bahwa prioritas utama program ini adalah masyarakat yang belum pernah menerima bantuan sosial lain, dengan asas pemerataan sebagai landasan.
Selain kanal daring, Pemprov Kalteng juga mengerahkan 1.432 relawan ke seluruh desa dan kelurahan untuk melakukan verifikasi faktual di lapangan. Relawan akan mendampingi proses verifikasi sekaligus penyaluran bantuan tunai melalui Bank Kalteng.
Data awal menunjukkan konsentrasi calon penerima tertinggi berada di Kabupaten Kapuas, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, dan Kota Palangka Raya. Angka ini sejalan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) hasil kolaborasi dengan Kementerian Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Sebagai bentuk komitmen agar bantuan tepat sasaran, Pemprov Kalteng akan melakukan pemutakhiran data secara berkala setiap tiga bulan. “Jika kondisi ekonomi penerima membaik, statusnya akan disesuaikan. Program ini harus benar-benar dirasakan oleh mereka yang paling berhak,” tegas Rangga.
Informasi lebih lanjut mengenai insentif bagi guru ngaji, tokoh agama, dan tokoh adat akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.(Red)


















