Kuala Pembuang, 10 Februari 2026 – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seruyan menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Tim Ahli ke Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), kegawatdaruratan, serta sistem rujukan maternal dan neonatal. Kegiatan ini berlangsung di Aula UPTD Puskesmas Tumbang Manjul dan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Seruyan, Sarinah, Selasa (10/2/2026)
Pendampingan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu dr. Chaliza Adnan (Spesialis Anak) dan dr. Kevin Stanley Halim (Spesialis Obstetri dan Ginekologi). Plt. Kepala Dinas Kesehatan Seruyan, Ruspandian Noor, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat peran puskesmas sebagai simpul penting dalam sistem pelayanan kesehatan maternal dan neonatal emergensi.
“Pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas puskesmas dalam menangani pelayanan KIA, kegawatdaruratan maternal dan neonatal, serta sistem rujukan secara optimal, sehingga dapat berkontribusi pada penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Seruyan,” ujar Ruspandian Noor.
Adapun tujuan kegiatan sebagai berikut:
- Umum: Meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam tatalaksana pelayanan KIA, kegawatdaruratan, serta sistem rujukan maternal dan neonatal sesuai standar.
- Khusus:
- Memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dalam penanganan kegawatdaruratan maternal dan neonatal.
- Mengoptimalkan pelaksanaan sistem rujukan yang tepat dan terintegrasi.
- Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat puskesmas dan FKTP lainnya.
Melalui kegiatan ini, Dinkes Seruyan berharap pelayanan kesehatan ibu dan anak semakin cepat, tepat, dan aman, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Seruyan.(Red)


















